Sunday, May 3, 2009

Pindahan Dapur

Setelah sekian lama halaman ini menjadi tempat curahan minyak di dapurku, sepertinya sudah waktunya dapurku pindah ke dapur yang lebih bersih, luas dan insya Allah lebih mudah dilihat dan diamalkan.

Jadi kalau berkenan silahkan klik http://ala-rinarinso.blogspot.com

Posted by rinso at 04:48:18 | Permalink | No Comments »

Tuesday, March 11, 2008

UPDATE : Sate Ayam Ponorogo

Sebelum ini aku sudah pernah posting tentang sate ponorogo tapi kurang lengkap ukuran di resepnya. Karena banyak yang minta resepnya dan kebetulan adikku mulai jualan sate ayam ponorogo ala pak Tukri (dari gang sate ponorogo) jadi ini aku sharing resepnya. Resep di sini sama persis dengan yang digunakan untuk sate ayam ponorogonya pak Tukri. Tidak ada yang dikurangi atau ditambahi. Semoga sharing resep ini bisa jadi amal jariyah buat pak Tukri yang tidak pelit dan sombong sharing resep sate jualannya. Karena dengan sharing resep dan ilmu ternyata tidak mengurangi rejeki sedikitpun.

Nah ini dia resepnya.

Bumbu Sate

200 gr Bawang merah
200 gr Bawang putih
100 gr kemiri
100 gr lengkuas
1 kg garam

150 gr ketumbar
1 sdm jintan
(digiling)

Cara membuat :
Semua bahan kecuali garam digiling jadi 1. Setelah halus baru tambahkan garam.

Cara pakainya gimana ?
1. Campur 1 bagian bumbu sate dengan 2 bagian (atau 3 bagian) gula merah yg sudah digiling/sudah cair
2. Balurkan semua bumbu pada daging ayam yang sudah diiris dan dipotong.
3. Tusuk daging ayam dengan lidi atau tusuk sate.
4. Daging ayam siap dibakar.
5. Pertama bakar setengah matang, kemudian celup ke dalam larutan gula merah, bekar lagi, ulangi sampai proses mencelup ke larutan gula merah 3 kali. Bakar hingga matang.
6. Aduhhhh udah ngecessss nih…kepingin… (pdhl semalam dah makan sate, trus tadi pagi sarapan sate juga, duh…)

Nah sekarang bumbu kacangnya.

Bumbu Kacang

Bahan :
100 gr cabe rawit
200 gr cabe besar (keriting atau besar tergantung selera)
250 gr gula merah giling
2 kg kacang tanah sangrai, giling

Cara bikin :
1. Semua bahan kecuali kacang tanah digilnig sampai halus.
2. Campurkan bumbu halus dengan kacang tanah sangrai yang sudah digiling.

Maka jadi deh sate ayam ponorogo ala pak Tukri.
Tetapi kalau pada males bikin karena ribet, pesen aja ke adikku Toni, tersedia untuk daerah bandung . Atau kalau mau langsung makan langsung aja ke kios-nya di Burangrang 16 (dekat bakso Malang Enggal) Bandung .

Posted by rinso at 06:16:14 | Permalink | Comments (6)

Tuesday, March 4, 2008

Ice Cream Maker

Pas ulang tahun kemarin ada yang ngasih kado makan malam di steak and grill dan buku ayat-ayat cinta. Trus ada bonus, ice cream maker.

Alhamdulillah, bisa bikin es krim di rumah nih. Insya Allah bermanfaat seperti hadiah tahun lalu yang sampai saat ini membuat hatiku senang dan riang, hehehe..apaan sih..

Percobaan pertama gagal total tapi yang ke-2 bisa dibilang sukses.
Siapa yang punya resep ice cream homemade yang enak tolong di bagi dong ke aku….

Posted by rinso at 09:57:26 | Permalink | Comments (5)

Saturday, November 19, 2005

Halal bihalal NCC

Gombal deh, udah nulis banyak ttg halal bihalal di NCC ditemani dengan salad bangkoknya Ena, eh ternyata aku mencet icon pop up blocker is off dan darrrrrr ketikanku ilang semua…….hisk hisk.. Mulai lagi deh dari awal, udah gitu salad bangkoknya juga udah habis, semoga masih segar seperti ketikan pertama tadi :(

Undangan acara halal bihalal ini sudah diposting di milis beberapa hari setelah idul fitri. Saking semangatnya, acara halal bihalal di sekolah Nadya cuma dapat waktu 30 menit aja dari aku (aku datang pas jam 8 pagi dan jam 8.30 udah pamitan, padahal acara juga belum dimulai). Aku juga ngajak temen untuk berangkat bareng. Dah ada Rahmah, Shelly dan Widi yg mau berangkat bareng aku, tapi jam 8.30 Shelly sms kalo dia gak jadi berangkat. Keistimewaan acara halal bihalal milis NCC ini adalah pakai acara potluck, dimana masing-masing peserta membawa makanan hasil karyanya sendiri, kalau gak sempat bikin sendiri bisa minta tolong yg lain untuk bikin makanan ntar tinggal bantuin dana, atau saweran dengan yg lain buat sewa kursi, tenda, dll. Seru kannnnn

Acara dimulai jam 10.30 (kira-kira, abisnya begitu sampai di matraman malah ber ha ha hi hi dengan netter yg lain, trus mbak Yuli yg ternyata satu almamater denganku malah membantuku memberi hiasan lemon tarte yg aku bawa, makasih juga sama mbak Ine yang memberi kertas cup sehingga lemon tarletnya jauh lebih “beradab”) dan Riana bertindak sebagai MC. Trus ada kata sambutan-kata sambutan, berikut netter NCC yg punya pengalaman unik (ada Niken dengan JCC-nya, ada Gadis dengan semangatnya, ada Ena dengan kateringnya, ada mbak Ine dengan kehangatan sikapnya dan nasehatnya, dll). Herannya Riana memanggilku tampil ke depan. Ha…??? Sudah berbuat apakah daku sehingga dipanggil oleh ibu MC ? Rupanya keterlibatanku dengan cooking class di Technonatura sering membuat rekan netter yg lain jadi heran, kok SD ada cooking class-nya sih….hehehehe. Cerita lengkap kenapa  aku ngajar masak anak-anak bisa dilihat disini.

Oh iya, sebelum makanan habis disikat ibu-ibu NCC ada gambar-gambar yg mungkin bisa menggambarkan seperti apa keanekaragaman makanan yang hari ini ada di mabes NCC, karena itu acaar ini disebut juga dengan NCC Home Made Fiesta. Keterangan foto dimulai dari arah jam 12 (paling atas) dan bergerak searah jarum jam.

 

Foto 1. Paling atas semur betawi Efnida, trus dibawahnya ada rendang Dewi Anwar dengan kontributor Gadis, Rendang by Heni, Ayam Suwir ala Ester, Ayam Nenas ala Ruri (ibu admin).

Foto 2. Selat Solo by SItta, Orak-arik peda-nya mbak Ine, Lasagna ala Riani, Spaghetti (siapa ya yg bawa), Asinan Betawi by Niken.

 

Foto 3. Puding lapis roti by Rita, Puding Busa Coklat ala Dora, Kolang-kaling ala kakanya Dani.

Foto 4. Tape Uli ala mertua Rahmah.

 

Foto 5. Klappetaart ala Ruri (ibu admin juga, brarti bu admin bawa 2 macam ya),  Puding Lapis Roti by Rita, Puding gambar bebek by Niken, Rujak ala Ana.

Foto 6. Bolu kukus hitam ala Angky Astari, Soes vla ala Niken, Bolu Gulung ala Yenny agogo (dapat nama agogo dari Tdt  hihihi), trus ada es yg segar itu namanya Rujak Aceh  sayang papan namanya tak kelihatan namanya apa dan terbuat dari apa (dasar fotografer amatir, gak jelas motret apa ya..maklum..abis sambil motret sambil nafsu kepingin nyolek makanan)

 

Foto 7. Lapis Pandan ala Novrina, Lapis Surabaya ala Yenny agogo, White Chocolate Brownies ala Yuli.

Foto 8. Sosis Solo ala Nilam Sari, Kue Kacang by Dora, Cheese Button ala Femmy.

 

Foto 9. Salada bangkok Katering Jasmine by Ena (ini yg tadinya menemani aku bikin tulisan ini yg terhapus….)

Foto 10. JCC ala ibu Yenny hoki, Lemon Tarte (yg ada hiasan blueberry) ala Rina Rinso (hiya…punyaku ada juga gambarnya….)

Selain itu ada NCC Kids Club, biasanya pasuka kecil ini “satu paket” dengan ibunya. Dimana ada ibu disitu ada anak :) Kalau alasanku sih karena di rumah gak ada yg menjaga Nadya jadi hampir setiap saat Nadya “nempel” ke aku. Kaya’nya alasan Ruri sang ibu admin gitu juga deh, dimana ada Ruri disitu ada Abit :)

Kemudian setelah diberi komando kalau acara makan siang bisa dimulai, dengan beringasnya NCC-ers eh salah dengan lemah gemulai halus dan lembut para NCC-ers mulai icip-icip makanan yang sudah siap di meja dan nampaknya rela diapain aja sama ibu-ibu. Saking relanya fotografer dan wartawan Kompas yg meliput acara itu gak bisa milih makanan apa yg ingin diicip, mbak Ine yg penuh pengertian hanya bisa “menyelamatkan” rendang dan kolang-kaling untuk diicip wartawan Kompas.

Aku sendiri berhasil menyelamatkan 2 macam rendang, salada bangkok, ayam nenas, asinan betawi dan brownies, alhamdulillah.

Meskipun yang aku icipi tidak selengkap seperti mbak Ine, tetapi alhamdulillah bisa tahu rasanya rendang Dewi dan Heni, lasagna Riani, spagheti, makaroni skutel, asinan betawi, klappetaart, es krim, opor, trus nyicip cheese button, es sarang burung, coke, walah….udah impas deh, maksudku kan kemarin ramadhan berat badan bisa turun 4 kilo nih, dah sukses melewati minggu pertama tanpa gangguan berarti krn berlebaran di jkt (krn kalo berlebaran di sby hampir bisa dipastikan berat badan naik drastis krn di sby papa suka ngajak makan) ternyata di NCC pertahananku jebol…!!!!

Jadinya alhamdulillah acara berlangsung sukses dan seru. Obrolan diseputar masak memasak dan kadang-kadang ada juga yg bertanya tentang Technonatura, menambah wawasan dan membuka mataku, bahwa tukang insinyur juga bisa jadi tukang masak (hehehe mbak Yuli dan mbak Ita Kustina yg ternyata 1 almamaterku di bawang naungan gajah tut tekdung), trus milis NCC yang netternya suka merangkul netter baru dengan ramah, centong yg berterbangan bukan karena marah tetapi karena saking akrabnya, kena centhong-pun tidak bikin benjol tetapi malah bikin kaya dengan ilmu. Ilmu memang tidak jelas berasal darimana, suatu saat tanpa kita sadari ternyata seorang anak kecil memiliki ilmu yg kita tidak punya.

Nggak habis deh ngomongin milis ini :)

See you soon di….syukuran ultah NCC yg ke-1 ya….

Posted by rinso at 09:23:14 | Permalink | Comments (4)

Saturday, September 24, 2005

Kursus Nutri Prima

Sebetulnya aku gak daftar untuk ikut kursus ini, selain terlalu sering mengajak Nadya untuk “membolos” sekolah di hari Sabtu, pekan sebelumnya aku sudah ikutan kelas bolu gulung dan spesial cookies di NCC. Tetapi kemarin malam mbak Fatmah menelpon aku dan akhirnya aku berangkat ke Matraman Dalam dengan girang. Gimana gak girang, pertama kali di release daftar kursus ini yg daftar 25 orang dan waiting list-nya lebih dari 20 orang. Makanya aku bersyukur sekali dan merasa sangat beruntung mengikuti kelas ini.

Kelas dimulai pukul 10.03 dan pertama kali yang dikeluarkan adalah (sangat tidak sopan sodara-sodara) Tarte Citron. Tart yang sudah dipotong-potong ini betul-betul menerbitkan air liur. Yummyyyyy banget. Kita diminta untuk icip-icip Tarte Citron yang ternyata rasanya memang se-endang rupanya. Gak rugi deh… . Eh iya, apa beda tart dengan pie hayo….

Kemudian bikin puding. Pertanyaan dari pak Barry (beliau-lah yang mengajar kita untuk kelas Nutri Prima Sejahtera ini sedangkan pak Tono adalah bagian yg melihat harga jual produk Nutri setiap kali para ibu dan 1 bapak karena ada Handika menanyakan harga produk hehehe) adalah apa beda puding, agar-agar, jeli dan gelatin. Ternyata puding itu seperti pada puding karamel tapi tanpa karame, kalau agar-agar itu seperti swallow globe, kalau jeli itu bisa dari konyaku, kalau gelatin adalah pengikat yg terbuat dari sumsum tulang hewan. Untuk bikin puding mangga dan melon ternyata guampang banget, tinggal menggunakan Tropical fantasy (bisa manggo bisa melon) kemudian campur dengan air panas, aduk-aduk dan voila….jadilah puding buah yang mantappp. Bau buahnya bener-bener seperti kalau kita membuat jus melon, cuma bedanya ini jus hangat, pan pakai air hangat nyampurnya, hehehe.

Kemudian setelah demo puding selesai sekarang mulai bikin cake dengan menggunakan Black Soft. Tepung keluaran NPS ini bisa dibuat untuk brownies, untuk cake alas tiramisu, dikukus juga enak. Oh iya, selain product knowledge banyak sekali ilmu yg diberikan pak Barry kepada kita-kita, misalnya bagaimana cara mengutak-atik resep, tips-tips selama membuat cake, asal mula nama tiramisu, apa itu brownies (pak barry porotes keras waktu ada yg bilang brownies kukus, itu sama halnya dengan black forest kukus, aduh pak Barry ibu-ibu ini terutama saya, kan ilmunya masih cethek banget jadi kita beruntung dapat informasi seputar kuliner), trus tak lupa juga apa beda sus, eclair, sus kering, dll, lengkap kap kap, kita tertegun mendengar penjelasan dari pak Barry yang diselingi dengan joke-joke segar (ini ternyata ada juga cerita dibalik kenapa chef di hotel harus suka bercanda). Sambil menunggu black soft dibakar dan dikukus tiramisu yang sudah dibuat sehari sebelumnya mulai beredar dan seperti biasa….. icip-icip lageeeeee.

Sementara menunggu Black Soft dipanggang dan dikukus dan tiramisu-nya sudah habis pak Barry mengeluarkan Peach Passion-nya yang sudah dingin di lemari es. Sodara-sodara, demi untuk demo ini pak Barry sudah datang hari Jumat untuk “berkenalan” dengan alat-alat masaknya mbak Fatmah supaya pada hari H yaitu hari ini, pak Barry tidak canggung lagi dengan dapurnya mbak Fatmah. Back to Peach Passion, white sponge itu sudah dilapisi dengan peach passion (komposisinya ada di resep di depanku, males nyalin hehehe) trus dihias. Kue cantik itu dihias dengan decor gel yg tidak perlu dimasak, kalau gel yg perlu dimasak namanya Belnap (bener pak Barry, pak Tono ?). trus dikasih coklat di sekelilingnya. Bener nih, jadi cake yang biasa nangkring di show case di hotel-hotel euy. Setelah jadi kue yg cantik Peach Passion itu dengan tega dipotong oleh pak Barry dan dibagi ke kita. Asiikkkkk icip-icip lagi, nyum-nyum-nyum. Waduh…dari tadi icip-icip mulu nih, selain keburu kenyang, ntar jangan-jangan jatah makan siang yang dibungkus untuk dibawa pulang….

Setelah Peach Passion habis disikat ibu-ibu, pak Barry kembali beraksi. Kali ini pak Barry membuat krim untuk tiramisu dan krim untuk membuat cake sejenis Peach Passion tetapi menggunakan rasa lain yaitu strawberry. Krim tiramisu-nya dibuat dari Fond Tiramisu, sedangkan untuk strawberry dibuat dari Fond Strawberry. Saat membuat Royal Strawberry, pak Barry kembali memberi tips bagaimana supaya filling-nya (dari NPS juga, macem-macem lho dan uenak-uenak, tadi kita mencicipi dark cherry dan blueberry) bisa rata di kue, yaitu krim-nya bukan dioles dilapisan kue tetapi dispuit seperti bentuk obat nyamuk bakar. Kemudian nanti filling-nya juga di pakai kantong segi tiga dan mengisi bagian yg kosong. Dengan cara seperti itu filling bisa terdistribusi dengan merata. Oh iya, ada juga tips, untuk mendekor sebaiknya ukuran sponge lebih kecil daripada ring, supaya nanti cake bisa dilepas dengan mudah dan bagian tepi tertutup rapi dengan cream. Buat aku yg pemula tips-tips seperti itu menjadi informasi yang amat sangat berguna (itu sebabnya juga aku tulis di sini biar tetep inget).

Langkah selanjutnya adalah acara yang juga ditunggu-tunggu oleh lambung, lunch time. Yup, meskipun sudah makan tart, tiramisu, peach, tetapi karena belum makan nasi rasanya perut masih berontak :)

Kemudian setelah semuanya kenyang pak Barry kembali berdiri di depan kelas dan mulai demo bikin tarlet citron (krn cetakannya kecil). Oh iya sembari demo pak Barry dengan riang gembira dan bahagia membagi-bagikan resep di luar rencana lho, ada resep brownies asli yg pakai madu (seperti ceritanya Ena tempo hari), ada juga quiche, dan fotokopian yg isinya kue kering yg kata pak Barry dijamin uenak. Sambil menunggu adonan kulit untuk tarlet di oven, pak Barry memasukkan krim-krim ke dalam gelas. Begitu tarlet udah mateng ya ampunnnnnn aku masih ambil itu tarlet dan yum yum yum masuk lagi ke mulut mungilku (huahahahaha), enak…. Trus pas udah siap-siap pulang (karena acara terakhir adalah membuat tarlet sitron) eh strawberry-nya dikeluarkan dari kulkas (itu lho yg tadi fillingnya di isi dengan pola obat nyamuk bakar) dan jelas dong, dipotong-potong dan dibawa pulang. Eh iya, selain pulang membawa ilmu pengetahuan yang tadi sudah dibagi, trus goody bag yg isinya cake, puding dan krim, ternyata NPS memberi hadiah berupa tarte citron dan bubuk tiramisu. Waduh…bisa bikin tarlet citron nih, soalnya dibungkusin juga blueberry dan dark cherry.

Alhamdulillah, aku bener-bener beruntung ikutan demo dari NPS ini. Pak Barry juga menjanjikan untuk memberi resep ice cream yg low fat, ehmmmm boleh juga tuh (ihik ihik yg mau sok diet). Foto-fotonya nunggu dulu ya, gak bisa upload dari rumah nih, matrix-nya dah luambat buanget, harus ke margonda atau ke warnet.

 

Posted by rinso at 10:22:49 | Permalink | Comments (4)

Friday, July 15, 2005

Waktu Penyimpanan di Freezer

Ada makanan tersisa atau mungkin memang sengaja menyimpan makanan di dalam freezer ? Kadang-kadang kita tidak tahu sampai kapan makanan yang kita simpan di freezer masih dalam taraf ‘layak makan’. Dari sebuah newsletter yang aku ikuti aku dapat daftar ini, semoga bermanfaat.

 

FREEZER STORAGE TIMES

Recommended maximum storage times for foods sealed and/or wrapped well then frozen and held at 0 degrees F:

 

Bacon, Hot Dogs 1/2 to 1 months

Beef Roasts and Steaks 6 to 12 months

Beef Stew 2 to 4 months

Biscuits and Muffins, baked 1 months

Bread, Pita and Tortillas 4 months

Butter, Margarine 6 to 9 months

Cheesecake 1 months

Chicken, whole 12 months

Chicken 9 months

Citrus Fruit 4 to 6 months

Clams 3 months

Cold Cuts 1 months

Cookies, baked 6 to 8 months

Egg Substitutes 12 months

Fatty Fish 3 months

Fresh Herbs 2 to 4 months

Frosted Cake, baked 2 to 3 months

Frozen Dinners 3 to 6 months

Fruit Pies 4 to 6 months

Fruits, except citrus 12 months

Ground Beef 3 to 4 months

Ham 1 to 2 months

Ice Cream 1 to 2 months

Lamb Roasts and Chops 6 to 9 months

Lean Fish 6 months

Liver 4 months

Lobster 2 months

Milk 1 months

Pasta, fresh and homemade 2 months

Pecan Pie 6 months

Pizza 6 months

Pork Roasts and Chops 3 to 6 months

Pork Sausage 4 to 6 months

Quiche, baked 1 months

Quick Breads 1 1/2 to 2 months

Rice, cooked 6 to 8 months

Sandwiches 1 to 2 months

Scallops 3 to 4 months

Shrimp 3 months

Soups 2 to 4 months

Turkey Parts 6 months

Turkey, whole 12 months

Unbaked Cookie Dough 6 months

Veal Roasts and Cutlets 6 to 9 months

Vegetables 8 to 12 months

Waffles 1 to 2 months

 

Information courtesy of The Reynolds Kitchens

Posted by rinso at 02:04:45 | Permalink | No Comments »

Sunday, June 19, 2005

Pembukaan

Dengan resmi dapur ini dibuka untuk umum. Semoga bermanfaat.

Posted by rinso at 10:34:36 | Permalink | Comments (1) »