Siapa yang tidak suka coklat ? Hampir semua suka coklat, bahkan yang mengidap alergi coklat-pun kadang-kadang mau sedikit berkorban untuk mendapatkan enaknya coklat. Di artikel ini disebutkan bahwa coklat mengandung anti oksidan yang berfungsi mencegah penuaan dini. Yang menurutku lebih menarik lagi, coklat mengandung Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga)
Dalam dunia masak-memasak dikenal banyak sekali jenis coklat, ada yang compound, coating, dark, milk, dan white. Karena selama ini aku suka bikin praline dan coklat molding maka jenis coklat yang aku tahu adalah dark cooking chocolate, white, dan milk. Supaya lebih jelas aku tampilkan saja gambarnya biar gak bingung.

Supaya lebih hemat lebih baik beli baking chocolate yang kiloan. Normalnya sih dalam bentuk 5 kilo tetapi kadang-kadang ada toko bahan kue yang menjual 1 kilo-an atau 1/2 kilo-an. Kalau beli kemasan yg 250 gr itu harganya 9000-an sedangkan kalau beli kiloan 1 kilo-nya 20.500 - 22.000 rupiah. Hemat banget kan…
Untuk yg coating, denger-denger sih untuk melapisi aja, jadi jangan dipakai sebagai bahan adonan. Untuk praline sebaiknya pakai yang dark, karena lebih cepat membeku dan coklatnya bagus sekali, terkesan mewah.
Teknik melelehkan coklat juga ada sendiri. Kalau dari selama ini yang aku gunakan adalah dengan cara di tim, seperti foto yang ada di bawah ini. Di bawah wadah coklat ada wadah lain yang lebih besar yang berisi air mendidih. Atau kalau mau praktis masukkan ke dalam kantong plastik segi 3 kemudian masukkan ke dalam microwave. Panaskan selama 1- 1,5 menit dan coklat cair sudah di depan mata.
