Wednesday, November 30, 2005

Kue Cubit-Cubitan

Biasa…mesti bikin bekal untuk Nadya sekolah. Sempat kepikiran bikin terangbulan aka martabak manis, tapi males mesti nunggu 2 jam untuk fermentasi. Kemudian tiba-tiba ingat dengan kue cubit, tapi kepingin beda dari biasanya, jadilah kue cubit-cubitan.

 

Kue Cubit-cubitan

Bahan :
100 gr gula pasir
150 gr terigu
2 butir telur
100 ml susu cair
1 sdt baking powder
sedikit vanilla
meises warna-warni sebagai taburan
 
 
Cara Membuat :
Campur gula, terigu, vanilla dan baking powder. Buat lubang ditengah, masukkan telur, aduk rata. tambahkan susu sedikit-demi sedikit hingga adonan tercampur rata dan halus (tidak meringkil).
Diamkan 15 menit.
Tuang ke dalam cetakan kue cubit, tutup, setelah hampir matang baru taburkan meises.
 
 

 gambar cetakan kue cubit

Posted by rinso at 14:39:42 | Permalink | Comments (4)

Tuesday, November 22, 2005

Rendang Daging v.2

Hasil percobaan rendang daging kemarin kata sang tester (mas Tras) masih kurang memuaskan, makanya aku coba lagi dengan versi yg berbeda dan bumbunya kali ini lengkap kap kap. Berikut resepnya :

Rendang Daging v.2

Bahan :

  • 600 gr daging
  • 150 gr kentang rendang
  • 2 liter santan dari 2 butir kelapa (sisakan 3 sdm kelapa parut yg belum diambil santannya, sangrai sampai kecoklatan kemudian haluskan dengan cara ditumbuk/diulek)
  • 1 sdm asam kandis (kalau bisa jangan diganti dengan asam jawa, efeknya beda banget, tapi kalau terpaksa ya….. apa boleh buat, pakai asam jawa aja)
  • 2 buah pekak/star anise/bunga lawang

Bumbu halus :

  • 50 gr bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 8 cabe rawit
  • 50 gr cabe merah besar
  • 2 cm lengkuas
  • 1 cm jahe
  • 1 sdt ketumbar sangrai
  • 1/2 sdt jintan sangrai
  • 1 sdt merica
  • 1/2 sdm gula

Rempah daun :

  • 1 lembar daun kunyit, disobek-sobek
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 2 batang sereh, memarkan
  • 2 lembar daun salam

Cara membuat :

  • Rebus santan bersama dengan rempah daun hingga mendidih.
  • Setelah mendidih masukkan bumbu halus, asam kandis, bunga lawang, kelapa sangrai yg sudah dihaluskan, dan daging.
  • Masak hingga kuah tinggal sedikit, masukkan kentang.
  • Masak lagi hingga keluar minyak dan sambil sesekali diaduk, supaya tidak gosong.
  • Siap disantap dengan nasi putih panas

Nah..menurut sang tester kali ini rasanya lebih sesuai dengan seleranya.

Ya…namanya juga selera, setiap orang berbeda-beda, tetapi siapa tahu ada yg seleranya sama dengan suamiku :)

Posted by rinso at 22:57:45 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, November 20, 2005

Lemon Tarlet

Lemon Tarlet

Bahan kulit :

  • 150 gr gula halus
  • 300 gr mentega/margarine ( 30 : 70 = mentega : margarine)
  • 500 gr terigu kunci biru
  • 1 sdt parutan kulit lemon
  • sedikit garam

Bahan Isi :

  • 6 telur
  • 240 ml air jeruk lemon
  • 200 ml whipped cream
  • 250 gr gula halus
  • 1 sdt parutan kulit lemon

Blueberry palleta sebagai hiasan

Cara membuat kulit :

  • Campur semua bahan hingga menjadi adonan, cetak dalam kemasan pie kecil. Oven selama 15 menit sampai setengah matang kemudian isi dengan bahan untuk isi.

Cara membuat kulit :

  • Kocok dengan whisk telur, gula, garam, air jeruk lemon, parutan kulit lemon hingga rata.
  • Di tempat lain, kocok whipped cream tapi tidak usah sampai kaku (soft peak saja)
  • Kemudian masukkan whipped cram kocok ke dalam campuran telur.

Tuang bahan isi ke kulit tart 1/2 matang, kemudian oven lagi 15-20 menit hingga lapisan isi mengeras. Setelah dingin dihias dengan blueberry palleta

Posted by rinso at 09:47:35 | Permalink | Comments (1) »

Saturday, November 19, 2005

Halal bihalal NCC

Gombal deh, udah nulis banyak ttg halal bihalal di NCC ditemani dengan salad bangkoknya Ena, eh ternyata aku mencet icon pop up blocker is off dan darrrrrr ketikanku ilang semua…….hisk hisk.. Mulai lagi deh dari awal, udah gitu salad bangkoknya juga udah habis, semoga masih segar seperti ketikan pertama tadi :(

Undangan acara halal bihalal ini sudah diposting di milis beberapa hari setelah idul fitri. Saking semangatnya, acara halal bihalal di sekolah Nadya cuma dapat waktu 30 menit aja dari aku (aku datang pas jam 8 pagi dan jam 8.30 udah pamitan, padahal acara juga belum dimulai). Aku juga ngajak temen untuk berangkat bareng. Dah ada Rahmah, Shelly dan Widi yg mau berangkat bareng aku, tapi jam 8.30 Shelly sms kalo dia gak jadi berangkat. Keistimewaan acara halal bihalal milis NCC ini adalah pakai acara potluck, dimana masing-masing peserta membawa makanan hasil karyanya sendiri, kalau gak sempat bikin sendiri bisa minta tolong yg lain untuk bikin makanan ntar tinggal bantuin dana, atau saweran dengan yg lain buat sewa kursi, tenda, dll. Seru kannnnn

Acara dimulai jam 10.30 (kira-kira, abisnya begitu sampai di matraman malah ber ha ha hi hi dengan netter yg lain, trus mbak Yuli yg ternyata satu almamater denganku malah membantuku memberi hiasan lemon tarte yg aku bawa, makasih juga sama mbak Ine yang memberi kertas cup sehingga lemon tarletnya jauh lebih “beradab”) dan Riana bertindak sebagai MC. Trus ada kata sambutan-kata sambutan, berikut netter NCC yg punya pengalaman unik (ada Niken dengan JCC-nya, ada Gadis dengan semangatnya, ada Ena dengan kateringnya, ada mbak Ine dengan kehangatan sikapnya dan nasehatnya, dll). Herannya Riana memanggilku tampil ke depan. Ha…??? Sudah berbuat apakah daku sehingga dipanggil oleh ibu MC ? Rupanya keterlibatanku dengan cooking class di Technonatura sering membuat rekan netter yg lain jadi heran, kok SD ada cooking class-nya sih….hehehehe. Cerita lengkap kenapa  aku ngajar masak anak-anak bisa dilihat disini.

Oh iya, sebelum makanan habis disikat ibu-ibu NCC ada gambar-gambar yg mungkin bisa menggambarkan seperti apa keanekaragaman makanan yang hari ini ada di mabes NCC, karena itu acaar ini disebut juga dengan NCC Home Made Fiesta. Keterangan foto dimulai dari arah jam 12 (paling atas) dan bergerak searah jarum jam.

 

Foto 1. Paling atas semur betawi Efnida, trus dibawahnya ada rendang Dewi Anwar dengan kontributor Gadis, Rendang by Heni, Ayam Suwir ala Ester, Ayam Nenas ala Ruri (ibu admin).

Foto 2. Selat Solo by SItta, Orak-arik peda-nya mbak Ine, Lasagna ala Riani, Spaghetti (siapa ya yg bawa), Asinan Betawi by Niken.

 

Foto 3. Puding lapis roti by Rita, Puding Busa Coklat ala Dora, Kolang-kaling ala kakanya Dani.

Foto 4. Tape Uli ala mertua Rahmah.

 

Foto 5. Klappetaart ala Ruri (ibu admin juga, brarti bu admin bawa 2 macam ya),  Puding Lapis Roti by Rita, Puding gambar bebek by Niken, Rujak ala Ana.

Foto 6. Bolu kukus hitam ala Angky Astari, Soes vla ala Niken, Bolu Gulung ala Yenny agogo (dapat nama agogo dari Tdt  hihihi), trus ada es yg segar itu namanya Rujak Aceh  sayang papan namanya tak kelihatan namanya apa dan terbuat dari apa (dasar fotografer amatir, gak jelas motret apa ya..maklum..abis sambil motret sambil nafsu kepingin nyolek makanan)

 

Foto 7. Lapis Pandan ala Novrina, Lapis Surabaya ala Yenny agogo, White Chocolate Brownies ala Yuli.

Foto 8. Sosis Solo ala Nilam Sari, Kue Kacang by Dora, Cheese Button ala Femmy.

 

Foto 9. Salada bangkok Katering Jasmine by Ena (ini yg tadinya menemani aku bikin tulisan ini yg terhapus….)

Foto 10. JCC ala ibu Yenny hoki, Lemon Tarte (yg ada hiasan blueberry) ala Rina Rinso (hiya…punyaku ada juga gambarnya….)

Selain itu ada NCC Kids Club, biasanya pasuka kecil ini “satu paket” dengan ibunya. Dimana ada ibu disitu ada anak :) Kalau alasanku sih karena di rumah gak ada yg menjaga Nadya jadi hampir setiap saat Nadya “nempel” ke aku. Kaya’nya alasan Ruri sang ibu admin gitu juga deh, dimana ada Ruri disitu ada Abit :)

Kemudian setelah diberi komando kalau acara makan siang bisa dimulai, dengan beringasnya NCC-ers eh salah dengan lemah gemulai halus dan lembut para NCC-ers mulai icip-icip makanan yang sudah siap di meja dan nampaknya rela diapain aja sama ibu-ibu. Saking relanya fotografer dan wartawan Kompas yg meliput acara itu gak bisa milih makanan apa yg ingin diicip, mbak Ine yg penuh pengertian hanya bisa “menyelamatkan” rendang dan kolang-kaling untuk diicip wartawan Kompas.

Aku sendiri berhasil menyelamatkan 2 macam rendang, salada bangkok, ayam nenas, asinan betawi dan brownies, alhamdulillah.

Meskipun yang aku icipi tidak selengkap seperti mbak Ine, tetapi alhamdulillah bisa tahu rasanya rendang Dewi dan Heni, lasagna Riani, spagheti, makaroni skutel, asinan betawi, klappetaart, es krim, opor, trus nyicip cheese button, es sarang burung, coke, walah….udah impas deh, maksudku kan kemarin ramadhan berat badan bisa turun 4 kilo nih, dah sukses melewati minggu pertama tanpa gangguan berarti krn berlebaran di jkt (krn kalo berlebaran di sby hampir bisa dipastikan berat badan naik drastis krn di sby papa suka ngajak makan) ternyata di NCC pertahananku jebol…!!!!

Jadinya alhamdulillah acara berlangsung sukses dan seru. Obrolan diseputar masak memasak dan kadang-kadang ada juga yg bertanya tentang Technonatura, menambah wawasan dan membuka mataku, bahwa tukang insinyur juga bisa jadi tukang masak (hehehe mbak Yuli dan mbak Ita Kustina yg ternyata 1 almamaterku di bawang naungan gajah tut tekdung), trus milis NCC yang netternya suka merangkul netter baru dengan ramah, centong yg berterbangan bukan karena marah tetapi karena saking akrabnya, kena centhong-pun tidak bikin benjol tetapi malah bikin kaya dengan ilmu. Ilmu memang tidak jelas berasal darimana, suatu saat tanpa kita sadari ternyata seorang anak kecil memiliki ilmu yg kita tidak punya.

Nggak habis deh ngomongin milis ini :)

See you soon di….syukuran ultah NCC yg ke-1 ya….

Posted by rinso at 09:23:14 | Permalink | Comments (4)

Friday, November 11, 2005

Rendang Daging

Sudah lama bikin rendang yg enak ini tapi rupanya belum aku posting. Resepnya lihat dari dapurnya Lia dengan penyesuaian.

 

Bahan :
1 kg daging sapi
2 liter santan dari 3 butir kelapa
2 sdt garam /secukupnya
2 sdt gula
2 sdm air asam kandis atau kalau gak ada pakai asam jawa

Bumbu halus:
100 gr cabe merah
10 cabe rawit merah
100 gr bawang merah
50 gr bawang putih
3 cm lengkuas
4 cm jahe
2 buah pangkal serai (bagian akar sekitar 3 cm)
1 sdm ketumbar, sangrai
1 sdt jintan, sangrai
1 sdt merica butiran, sangrai
3 lembar daun jeruk
4 buah pekak/bunga lawang/star anise

Rempah daun:
1 lembar daun kunyit, cabik2 & simpulkan (ini std tp krn gak ada jadi aku gak pake)
4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 batang serai yang bagian akarnya udah dipotong 3 cm, memarkan

Cara membuat :

Panaskan santan bersama rempah daun dan pekak, rebus hingga mendidih sambil sesekali diaduk. Setelah pekak lunak tiriskan dan haluskan bersama bahan2 bumbu lainnya.
Masukkan bumbu halus ke dalam rebusan santan, terus didihkan 15 menit.
Masukkan daging, air asam, gula, & garam. Diamkan hingga kuah mulai mengeluarkan minyak
Kecilkan api sambil sesekali diaduk. Pengadukan perlu dilakukan supaya rendang tidak gosong. Aduk terus hingga kuah menyusut, minyak semakin banyak dan terbentuk dedak yg berwarna gelap.

Note :
Bumbu halus bisa dihaluskan menggunakan blender, jangan lupa tambah air untuk membantu proses penghalusan bumbu.
Potong daging jangan terlalu kecil supaya tidak mudah hancur, kalau aku sih beli daging rendang potongan di supermarket trus gak perlu dipotong lagi.
Selama kuah mendidih siap-siap dengan letupan-letupan kuah/minyak panas.
Lebih asyik kalau masak sambil duduk, soalnya ngaduk-ngaduknya memakan waktu lama (bisa sampai 1,5 jam bahkan lebih)
Selama mengaduk usahakan jangan sampai menghancurkan daging.
Dimakan dengan nasi putih yg panasssss…wuihhhh sedap

Posted by rinso at 09:06:13 | Permalink | No Comments »

Monday, November 7, 2005

Sup jagung

Sup jagung ini gampang bikinnya, bumbunya gak macem-macem, dan yg penting hasilnya enak. Terbukti Nadya yg suka pilih-pilih makanan suka banget dengan sup ini.

 

 

Sup Jagung

Bahan :

150 gr daging ayam tanpa tulang, potong kira-kira 1/2 x 1/2 cm

5 buah jagung manis, 3 buah diparut atau diblender, 2 buah disisir (atau dipipil)

1 sdm minyak wijen

1 sdm kecap asin

garam dan merica sesuai selera

2 sdm gula pasir

1,5 L air/kaldu

2 batang daun bawang, potong kurang lebih 0,5 cm

1 sdm maizena, dilarutkan dengan air secukupnya

2 telur, kocok lepas

Cara membuat :

Campur potongan ayam dengan minyak wijen, diamkan selama kurang lebih 15 menit supaya bumbu meresap.

Didihkan air/kaldu, masukkan jagung blender dan jagung yg sudah disisir (pipilan). Masak sampai jagung empuk. Kemudian masukkan daging ayam yg sudah direndam dalam minyak wijen, kecap asin, gula, garam dan merica, daun bawang.

Masukkan tepung maizena yg sudah dilarutkan dengan air, aduk rata. Terakhir masukkan kocokan telur.

 

Tips : Supaya telur tidak menggumpal dalam sup, caranya aduk sup saat telur yg sudah dikocok dituang ke dalam panci. Tuang kocokan telur sedikit demi sedikit atau kocokan telur dikucurkan sedikit demi sedikit.

Posted by rinso at 05:04:25 | Permalink | Comments (8)